Sebanyak enam kelompok
budidaya ikan lele sudah terbentuk di Kampung Apung, Cengkareng, Jakarta
Barat. Lima kelompok diberi nama Liverpool, Chelsea, Barcelona, Beja,
dan Pelajar, sementara satu lainnya belum bernama karena baru terbentuk.
Menurut
Rinan, salah satu koordinator kelompok, budidaya lele sudah mulai
dilakukan sejak sekitar lima tahun lalu. Awalnya hanya terbentuk satu
kelompok saja. Namun seiring banyaknya pemberitaan dan bantuan dari
lembaga swadaya masyarakat dan warga, saat ini sudah berkembang menjadi
enam kelompok.
Setiap kelompok, bisa mendapatkan sekitar 50
kilogram lele sekali panen. Hasil panen tersebut banyak diserap oleh
pedagang pecel lele di sekitar Kampung Apung. "Kalau panen melimpah,
biasa juga dijual di Muara Angke," kata Rinan, Kamis (8/11/20102).
Ikan
lele dibudidayakan di kolam-kolam berlapis plastik. Kolam-kolam
tersebut terdapat di genangan banjir yang tidak pernah menyusut. Banjir
itu terjadi sekitar 20 tahun lalu.
Sumber: Kompas
Tidak ada komentar:
Posting Komentar