Cari

Loading

Senin, 26 Maret 2012

One Day No Rice Diapresiasi, Pemkot Depok Gelar Makan Siang Bersama

Jakarta Gerakan tidak memakan nasi setiap hari Selasa, atau disebut One Day No Rice, di kota Depok mulai mendapatkan perhatian dari pemimpin daerah lainnya. Pemerintah kota (Pemkot) Depok berencana menggelar acara One Day No Rice bersama 50 pemimpin daerah sebagai bentuk kebutuhan nasional.

"Kita sudah bergerak, kemudian dengan berbagai macam kegiatan yang sudah berjalan melalui beberapa berita kontroversi yang sempat mencuat di media, kita tetap konsisten menanamkan tingkatan pemahaman. Kita juga menjelaskan berbagai media, ke masyarkat, tentang tujuan utama dari gerakan ini. Setelah mereka memahami ini adalah sebuah kebutuhan nasional dari tahun ke tahun yang pernah didengungkan sejak zaman Soekarno," kata Wali Kota Depok, Nur Mahmudi Ismail, ketika dihubungi detikcom, Senin (26/3/2012).

Nur menjelaskan upaya Pemkot Depok ini bukan hal yang mudah sehingga tetap dilakukan upaya pendekatan sumber karbohidrat alternatif. "Ini bukan gerakan instan, hanya gerakan yang dianggap belum berjalan efektif. Sehingga kita lakukan pendekatan dalam praktik menu konsumsi produk karbohidrat lokal pengganti nasi," imbuhnya.

Upaya jajaran aparatur pemerintah kota depok dalam menanamkan pemahaman sehari tanpa nasi diakui Nur bukan hal yang mudah. Ia lantas menerangkan proses upaya pemkot Depok dalam mensosialisasikan gerakan yang sudah berjalan di daerah Depok ini.

"Awalnya kita melaksanakan gerakan di Depok, saat itu Badan Ketahanan Pangan belum koordinasi. Kemudian Badan Ketahanan Pangan memberikan dukungan. kami melanjutkan ide ini (One Day No Rice) ke forum Lemhannas. Bagaimana strategi meningkatkan ketahanan nasional," jelas Wali Kota dari PKS ini.

Nur berharap komoditi pangan tidak dijadikan komoditi politik dan perlunya kembali mengkonsumsi sumber karbohidrat lain seperti umbi-umbian. "Jangan sampai komoditi pangan ini dijadikan komoditi politik. Dan perlu diingatkan tentang kebiasaan yang mengkonsumsi karbohidrat dari jagung, ubi, sukun, pisang, pepaya, sagu, dan sebagainya. Kebiasaan ini (mengkonsumsi karbohidrat alternatif) telah tergeser jadi harus dikembalikan lagi," ujarnya.

Gerakan One Day No Rice Kota Depok mendapat dukungan dari para pakar gizi, pakar pangan, Badan Ketahanan Pangan, dan berbagai komunitas warga. Bersama para pejabat teras dan Lembaga Ketahanan Nasional RI, Pemkot Depok menggelar acara makan siang bersama yang akan digelar pada Selasa (27/3) besok. Acara ini akan dihadiri oleh para pemimpin daerah dari Sumatera, Jawa, Kalimantan, Sulawesi, Ambon, dan Papua.

(vid/vta)

Tidak ada komentar:

Posting Komentar