Cari

Loading

Senin, 20 Februari 2012

Pemkot Depok Gelar Program One Day No Rice

 
Untuk menjaga ketahanan pangan, Pemerintah Kota (Pemkot) Depok, menggelar program kebijakan One Day No Rice" atau satu hari tanpa nasi.

"Kami tidak mengajak tidak makan nasi sepanjang hari, hanya satu hari saja dengan tujuan penganekaragaman pangan dan mengurangi konsumsi beras demi menjaga ketahanan pangan nasional," kata Wali Kota Depok Nur Mahmudi Ismail, Jumat (17/2/2012).

Wali kota menjelaskan kebijakan tersebut sebenarnya program tersebut merupakan tindak lanjut dari surat edaran Gubernur Jawa Barat.

"Ini program yang strategis dan efektif dalam penganekaragaman pangan, serta dapat menjaga ketahanan pangan nasional," katanya.

Mantan Presiden Partai Keadilan ini mengakui kebijakan tersebut mendapat banyak sorotan dari media massa.

Sementara itu, Gubernur Jawa Barat Ahmad Heryawan mengatakan, tidak ada larangan tapi mengimbau mengganti unsur nasi menjadi ubi, singkong, jagung, dan sebagainya.

"Berlatihlan untuk mengurangi konsumsi nasi karena konsumsi beras telah mencapi 130 kg per orang per hari. Semua dilakukan untuk menjaga ketahanan pangan kita dan mengantisipasi terjadinya inflasi," kata gurbernur yang sedang mengunjungi Kota Depok.

Sebelumnya Dekan Fakultas Ilmu Budaya Universitas Indonesia (FIB-UI) Bambang Wibawarta menilai kebijakan Pemkot Depok yang menerapkan One Day No Rice atau satu hari tanpa nasi tak akan berjalan efektif.

"Untuk mengubah kebiasaan lama perlu dilakukan persiapan yang matang bukan dengan tiba-tiba," ujar Bambang.

Ia mengatakan, banyak aspek yang harus diperhatikan dalam memberikan kebijakan seperti budaya masyarakat setempat, kesiapan sistem dan perangkatnya.

"Seorang pemimpin dalam memberikan kebijakan harus memperhatikan aspek budaya, tidak hanya peraturan semata," ungkapnya. (ans/aef)

Tidak ada komentar:

Posting Komentar