Cari

Loading

Selasa, 21 Juni 2011

Surplus Beras Wonosobo Capai 15.000 Ton

Wonosobo, CyberNews. Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Wonosobo menyatakan dari Januari-Mei 2011 ini terjadi surplus beras mencapai 15.000 ton.Dengan kondisi itu dimungkinkan tidak perlu melakukan operasi pasar.
Kepala Kantor Ketahanan Pangan Kabupaten Wonosobo, Tri Waluyo Slamet, Minggu (22/5) mengatakan, saat ini stok beras untuk pangan masyarakat masih aman. Menurutnya stok beras sat ini masih aman untuk memenuhi kebutuhan pangan lokal dengan fluktuasi harga sekitar lima persen.
Tri Waluyo menjelaskan harga beras di sejumlah pasar tradisional juga masih terkendali di level Rp 6.300 per kilogram dan tidak membutuhkan operasi pasar. "Namun, kami tetap melakukan pengawasan terhadap stok yang ada," ujarnya.
Terkait masih tingginya ketergantungan masyarakat terhadap kebutuhan beras, Tri mengaku sudah memberi pemanfaatan sumber daya alam yang ada karena memiliki kondisi tanah dan geografis yang mendukung seperti kentang, sayuran dan umbian.
"Kekayaan sumber daya pangan Wonosobo yang melimpah sudah seharusnya dimanfaatkan secara benar, termasuk bagaimana mengurangi ketergantungan terhadap beras melalui diversifikasi pangan berbasis sumber daya pangan lokal," ungkapnya.
Dalam pertengahan tahun 2011 ini pihaknya juga akan berkoordinasi untuk melakukan pemetaan pangan setahun mendatang. Kebutuhan beras dan kedelai menjadi titik perhatian pangan pemerintah daerah Wonosobo.
( Edy Purnomo / CN26 / JBSM )

Tidak ada komentar:

Posting Komentar