Cari

Loading

Senin, 08 Agustus 2011

IPB Membuat Olahan Singkong Panggang

BOGOR (Pos Kota) – Singkong adalah salah satu komoditas bahan pangan lokal yang memiliki produktivitas tinggi. Indonesia merupakan negara penghasil singkong terbesar ke-5 dunia. Sayangnya, singkong terkadang dipandang sebagai pangan yang tidak keren, terkesan ndeso, dan tidak modern. Padahal bahan pangan ini kaya zat gizi sehingga layak dijadikan alternatif diversifikasi pangan.
Salah satu alternatif pengolahan singkong dengan teknologi modern adalah yang diperkenalkan oleh tim inovatif mahasiswa dari Fakultas Ekonomi dan Manajemen (FEM) Institut Pertanian Bogor (IPB). Mereka membuat produk olahan singkong panggang yang mereka beri nama Casskute.
Modernisasi singkong menjadi produk Casskute dilakukan dengan menerapkan sistem teknologi pemanggangan modern dengan menggunakan microwave dimana proses pemanggangan dapat diatur suhu dan waktu pemanggangannya. Selain itu, digunakan Modified Cassava Flour (MOCAF) sebagai pengganti terigu. Adanya sentuhan teknologi dalam pengolahan singkong dapat meningkatkan nilai jual singkong menjadi produk yang memiliki nilai jual tinggi.
Casskute merupakan produk modifikasi dari singkong yang dipanggang dan memiliki cita rasa nusantara. Casskute juga termasuk makanan yang sehat dan bergizi karena mengandung karbohidrat dan protein yang baik untuk tubuh dengan harga yang sangat terjangkau. Selain itu, Casskute juga dilengkapi dengan daging cincang, parutan keju di atasnya serta beberapa sayuran yang kaya akan serat dan vitamin, seperti wortel, brokoli, bayam dan jagung. Oleh karena itu, Casskute diharapkan dapat menjadi salah satu alternatif jajanan khas Indonesia yang ekonomis dan bergizi.
Casskute didesain dalam dua ukuran, yaitu Casskute kecil berdiameter sekitar 8 cm dan Casskute besar dengan panjang sekitar 20 cm. Ukuran kecil lebih ditujukan bagi kalangan mahasiswa dan pelajar, sedangkan yang besar ditawarkan kepada masyarakat umum. Casskute memiliki 2 pilihan rasa, yaitu Casskute original dan Casskute sensasi Hot. Aneka sayuran bisa dipilih mulai Casskute jagung, Casskute wortel, Casskute brokoli atau Casskute bayam.
Casskute dijual dengan harga yang cukup menarik dan dapat dijangkau oleh semua kalangan. Untuk ukuran Casskute yang kecil dijual dengan harga Rp 2500 per cup, sedangkan untuk Casskute ukuran besar dijual dengan harga Rp 15.000 per box.
Tim inovatif yang terdiri dari Arni Novriana Sijabat, Rosi Arca, Irma Yuliawati, Helen Kusuma A, dan Rabiatul Adwiyah ini memasarkan produk Casscute dengan mengandalkan ragam promosi yang mereka lakukan baik secara Word Of Mouth (WOM), direct selling, maupun media massa dan media internet, baik melalui facebook:Cassskute, tweeter:@Casskuteyahoo, maupun iklan Casskute di Youtube. Selain itu, promosi juga dilakukan melalui penyebaran leaflet dan berbagai kegiatan pameran.
Di bawah bimbingan Alim Setiawan, STP, MSi, produk inovatif ini terpilih sebagai produk yang didanai oleh Direktorat Jenderal Pendidikan Tinggi (Ditjen Dikti) Kementerian Pendidikan Nasional melalui Program Kreativitas Mahasiswa (PKM) bidang Kewirausahaan.

(yopi/sir)

Tidak ada komentar:

Posting Komentar